Posted on

Tas Anyam Bahan Tali Packing dibuat oleh Warga Cepu

Tas Anyam Bahan Tali Packing dibuat oleh Warga Cepu

Suaramerdeka. Tas Anyam Bahan Tali Packing dibuat oleh Warga Cepu.

Untuk orang-orang yang kreativ bahan apapun yang sudah tidak terpakai bisa dimanfaatkan menjadi barang yang mempunyai nilai jual. Begitu pula dengan bahan tali plastik yang biasa digunakan untuk packing dinilai kurang memiliki nilai ekonomis. Untuk warga Desa Ketuwan, Kecamatan Kedungtuban, Blora. Di tangan mereka, tali packing berubah menjadi aneka barang seperti tas dengan nilai jual tinggi.

Seperti yang dilakukan oleh Suseno (37) warga RT 06 RW 03 Desa Ketuwan menuturkan, usaha pembuatan tas dari bahan baku tali packing di desanya hampir berusia genap satu tahun. Menurut Suseno, kerajinan ini bermula saat ia dan teman-temannya memutuskan tidak lagi merantau ke luar daerah seperti Jakarta, Tangerang dan Subang.

Membuat tas dari bahan tali plastik bekas packing hanya membutuhkan ketelitian dan ketelatenan. Djelaskan, membuat tas anyaman dari tali packing tidaklah terlalu sulit. Ini terbukti dengan lima hingga enam kali pertemuan latihan, sudah banyak warga yang bisa membuat tas. Awalnya, mereka membuat secara berkelompok. Setelah mahir, warga mulai membuat sendiri sambil menngisi waktu luang di rumah. Tas yang berhasil dibuat selanjutnya dikumpulkan di kelompok dan selanjutnya dijual.

Awalnya dari “Pak Kades Muhtar yang mendorong kami bagaimana caranya bisa dikembangkan kerajinan di desa ini. Setelah melalui beberapa kali diskusi, akhirnya dilakukan pelatihan dan langsung praktik membuat tas. Ternyata warga meresponnya sangat antusias,” ujar Suseno, Sabtu (19/9).Berbekal pengalaman bekerja di perusahaan yang memproduksi barang anyaman, Suseno bersama temannya yang berjumlah lebih dari 20 orang tersebut mulai berpikir mengembangkan keahlian mereka di desa.

tombol klik disini

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *